Top
Begin typing your search above and press return to search.

KPU Majalengka libatkan 40 disabilitas untuk sortir dan lipat surat suara Pemilu 2024

KPU Majalengka mulai melakukan tahapan pelipatan dan sortir kertas suara pemilu tahun 2024, yang dilaksanakan di gedung Majalengka Creative Center, Selasa (9/1).

KPU Majalengka libatkan 40 disabilitas untuk sortir dan lipat surat suara Pemilu 2024
X
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - KPU Majalengka mulai melakukan tahapan pelipatan dan sortir kertas suara pemilu tahun 2024, yang dilaksanakan di gedung Majalengka Creative Center, Selasa (9/1).

Sedikitnya 500 petugas yang berasal dari warga sekitar ikut menjadi petugas sortir dan pelipatan kertas suara, termasuk diantaranya 40 orang dari warga disabilitas yang akan berlangsung selama 10 hari.

Ketua KPU Majalengka, Teguh Fajar Putra Utama mengatakan ada sekitar 5.103.270 lembar surat suara yang harus disortir dan dilipat oleh para petugas.

Dengan rincian, Surat Suara DPRD Kabupaten/Kota sebanyak 1.020.654 lembar, Surat Suara DPRD Provinsi Jabar Dapil XI sebanyak 1.020.654 lembar, Surat Suara DPR RI Dapil IX sebanyak 1.020.654 lembar, Surat Suara DPD RI sebanyak 1.020.654 lembar,

Sementara untuk Surat Suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) sebanyak 1.021.654 lembar, dan 1 Dus PPWP untuk PSU sebanyak1000 lembar.

"Itu terdiri dari surat suara DPR RI, DPD, DPRD Kabupaten/ kota/ Provinsi termasuk juga nanti terakhir surat suara yang untuk Pilpres, " papar Teguh seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Rabu (10/1).

Sementara untuk proses penyortiran dan pelipatan surat suara, teguh mengatakan akan berlangsung selama 10 hari, terhitung 9 hingga 18 Januari 2024.

Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi bersama Sekda Majalengka H. Eman Suherman saat meninjau pelaksanan pelipatan dan sortir surat suara mengapresiasi tahapan demi tahapan pelaksanaan Pemilu 2024 yang dilakukan KPU Kabupaten Majalengka.

Ia meminta KPU dalam pelaksanaan pelipatan dan sortir surat suara ini berjalan dengan sukses dengan pengawas yang ketat dari pihak KPU dan Bawaslu dibantu TNI Polri.

"Kegiatan pelipatan dan sortir ini menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat, tadi ada sekitar 500 orang dan pelipatan berjalan dari jam 08.00 sampai jam 16.00. Saya terharu tadi karena pelipat suaranya juga ada dari disabilitas," ungkap Dedi seraya menyebut upah per lembar surat suara sebesar Rp265.

Kendati target sortir dan pelipatan surat suara 10 hari, namun PJ bupati meminta dalam 7 hari maksimal bisa selesai, mengingat kata dia pemilu 14 Februari 2024 tinggal menghitung hari.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire